Tips Mengecas Motor Listrik yang Benar agar Baterai Tidak Cepat Rusak dan Lebih Tahan Lama

Dengan kebiasaan mengecas yang tepat, baterai motor listrik tidak hanya lebih awet, tetapi juga menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Redaksi OtotekInfo
3 Min Read
Tips Mengecas Motor Listrik yang Benar agar Baterai Tidak Cepat Rusak. ( foto ist)

OTOTEKINFO.COM – Sahabat ototek info, sepeda motor listrik dikenal memiliki struktur yang lebih sederhana dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Secara umum, komponen utamanya hanya meliputi baterai, controller, dan motor penggerak (dinamo). Meski demikian, usia baterai tetap sangat bergantung pada cara pemakaian dan kebiasaan pengisian daya.

Baterai motor listrik sebenarnya bisa bertahan lama jika dirawat dengan benar. Salah satu hal penting yang sering diabaikan pengguna adalah persentase baterai saat mulai mengecas. Mengisi daya ketika kapasitas baterai sudah terlalu rendah justru dapat mempercepat penurunan kualitas baterai.

Abdul, pemilik Dolland Electric Motor, bengkel spesialis motor listrik, menyarankan pengguna untuk tidak menunggu baterai benar-benar habis. Menurutnya, selama ada kesempatan untuk mengecas, sebaiknya langsung dilakukan meskipun kapasitas baterai masih di atas 50 persen.

BACA JUGA : Piaggio Liberty S Resmi Meluncur, Skuter Premium Italia untuk Mobilitas Kota dengan Harga Nyaris Rp40 Juta

“Prinsipnya sederhana, kapan pun bisa ngecas, lebih baik langsung dicas. Motor jadi selalu siap dipakai dan risiko baterai kembung bisa dikurangi karena tidak dipaksa bekerja saat kapasitasnya rendah,” ujar Abdul saat ditemui di Jakarta, Senin (15/12/2025).

Jangan Tunggu Baterai Terlalu Rendah

Abdul menjelaskan bahwa kondisi baterai yang hampir habis ibarat mesin yang dipaksa bekerja terlalu keras. Dalam situasi ini, suhu baterai cenderung meningkat, yang lama-kelamaan dapat menyebabkan pembengkakan atau penurunan performa sel baterai.

Ia menyarankan agar baterai mulai diisi ulang sebelum menyentuh angka 30 persen. Dengan cara ini, risiko baterai mendadak drop saat digunakan bisa diminimalkan.

BACA JUGA: Tips Mengemudi Mobil Manual, Mulai dari Nol sampai Mahir, Cocok untuk Pemula

Aman Mengecas hingga Penuh

Untuk batas atas pengisian, Abdul menilai pengguna tidak perlu terlalu khawatir. Jika motor sedang tidak digunakan dan kapasitas baterai sudah menyentuh sekitar 80 persen, pengisian bisa dilanjutkan hingga penuh.

“Selama sistem BMS (Battery Management System) dan charger-nya berkualitas, pengisian penuh aman. Biasanya sudah ada fitur cut-off otomatis untuk mencegah overcharge,” jelasnya.

Dengan kebiasaan mengecas yang tepat, baterai motor listrik tidak hanya lebih awet, tetapi juga menjaga performa kendaraan tetap optimal untuk penggunaan harian. (udin)

 

Share This Article
Tidak ada komentar