OTOTEKINFO.COM – Sahabat ototek info, kita layak memberikan selamat kepada H Suryo Prabowo—atau yang akrab disapa Om Suryo, karena Kembali berhasil menorehkan prestasi di akhir tahun 2025.
Hujan deras mengguyur Sirkuit Internasional Mandalika saat sesi latihan resmi berlangsung. Di lintasan yang licin itu, Om Suryo kembali memutar kemudi, membawa semangat bangkit setelah crash yang dialaminya di seri sebelumnya.
Musim balap Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2025 dan Indonesia Touring Car Race (ITCR) pada 14 Desember 2025 menjadi penutup perjalanan penuh tantangan bagi pembalap senior yang juga dikenal sebagai pengusaha ini. Bergabung bersama Indostar Motorsport, Suryo membuktikan bahwa pengalaman dan ketenangan tetap menjadi senjata utama di tengah tekanan dan keterbatasan.
Cuaca bukan satu-satunya ujian. Masalah pada sektor suspensi mobil sempat mengganggu performa saat kualifikasi. Namun adaptasi cepat menjadi kunci. “Alhamdulillah di seri terakhir semuanya bisa berjalan lancar. Walaupun saat latihan resmi hujan deras, kami tetap bisa beradaptasi,” ujar Suryo, dihubungi media Selasa 16 Desember 2025.
BACA JUGA: Tips Mengecas Motor Listrik yang Benar agar Baterai Tidak Cepat Rusak dan Lebih Tahan Lama
Pada hari pertama kualifikasi, performanya belum sepenuhnya maksimal. “Kualifikasi hari pertama lumayan, meski belum maksimal karena ada masalah di suspensi. Tapi Alhamdulillah masih bisa mengamankan poin Kejurnas dan meraih Podium 2 di kelas MFOS Sport,” katanya.
Hasil tersebut terasa istimewa, mengingat di seri sebelumnya Suryo sempat mengalami kecelakaan. Namun pembalap yang dikenal gaul, humoris, dan gemar berkelana ini memastikan kondisi fisiknya tetap prima. “Kalau dari kondisi fisik, Alhamdulillah tidak ada kendala. Hanya saja persiapan mobil yang cukup singkat, sekitar empat minggu, membuat suspensi masih sedikit bermasalah,” jelasnya.

BACA JUGA: Tips Mengecas Motor Listrik yang Benar agar Baterai Tidak Cepat Rusak dan Lebih Tahan Lama
Mengandalkan Mercedes-Benz W211 E320, Suryo dan tim harus bekerja ekstra. Berkat kru yang solid dan berpengalaman, berbagai kendala teknis berhasil diatasi. “Tapi berkat crew yang handal, semuanya bisa diakali. Mobil tetap bisa finish, bahkan naik podium,” tambahnya.
Podium di seri terakhir bukan sekadar hasil, melainkan simbol kebangkitan. Lebih dari itu, capaian ini menjadi pijakan untuk melangkah ke musim berikutnya. Suryo memastikan dirinya tak berhenti sampai di sini.
“Untuk seri ke depan, saya pribadi sudah menyiapkan kendaraan baru yang tetap menggunakan Mercedes-Benz. Untuk jenis dan tipe mesin masih kami hitung-hitung mana yang paling tepat. Yang jelas, akan ada kejutan di seri berikutnya,” ungkapnya, memberi sinyal kejutan di musim balap 2026.
Keikutsertaan H. Suryo Prabowo bersama Indostar Motorsport di ajang MFOS 2025 juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, antara lain Bank Mandiri, Pertamina, Rizqu Konsultan, Army Nutrition, Diterapi Premier, Universitas Mercu Buana, DCA Auto Gallery, Teh Tarik Aik Cheong Ind, dan Stanley Indonesia.
Di balik gemuruh mesin dan tantangan lintasan Mandalika, Om Suryo menutup musim dengan satu pesan jelas: jatuh di seri sebelumnya bukan akhir cerita—melainkan awal dari kebangkitan. (udin)
